ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| CARA TENTUKAN HARGA JUAL |
Sebagai penjual yang baru mulai menjadi pedagang, untuk
menentukan harga jual suatu barang sebetulnya tidaklah sulit. Rumusnya cukup
sederhana, yaitu harga beli (modal, pokok) ditambah biaya-biaya dan ditambah
keuntungan yang diinginkan, biasanya antara 15 – 30 % (biasanya). Namun sebagai
pemula tentu berkeinginan agar keuntungan yang akan diambil bisa cukup besar,
dengan harapan agar dapat segera menutup modal usaha.
Permasalahannya, siapkah Anda untuk bersaing ?
Namun dari pengalaman saya berdagang, formula diatas ternyata
hanya tiori saja, atau hanya sebagai dasar perhitungan saja. Selain masalah
ketatnya persaingan usaha, ternyata konsumen juga sudah lebih pintar dalam
menghitung harga suatu produk. Walaupun nyatanya lebih banyak yang hanya sok
tahu saja, mungkin maksudnya lebih kepada agar sipenjual jangan terlalu
mengambil keuntungan yang terlalu besar.
Dengan
demikian untuk menentukan laku atau tidaknya sebuah produk, penjual harus
hati-hati menentukan harga jual. Untuk itu, dibutuhkan suatu acuan khusus dalam
menentukan harga jual. Acuan ini tidak ada ketentuannya atau rumus bakunya,
keahlian menentukan harga jual akan Anda dapatkan dari pengalaman Anda
berdagang baik sebagai karyawan atau sebagai pelaku usaha.
Strategi Menentukan Harga Jual.
Berikut ini adalah beberapa
acuan yang harus Anda perhatikan sebelum menentukan harga jual :
Harga pokok.
Pastikan bahwa harga pokok yang Anda dapatkan adalah harga yang umum didapati oleh pedagang-pedagang lainnya. Untuk itu janganlah berbelanja hanya dari satu agen saja, cobalah berbelanja dibeberapa agen. Jika kebetulan harga pokok dari agen Anda lebih mahal, maka keuntungan Anda harus dikurangin (diperkecil) agar harga jual tetap dapat bersaing.
Pastikan bahwa harga pokok yang Anda dapatkan adalah harga yang umum didapati oleh pedagang-pedagang lainnya. Untuk itu janganlah berbelanja hanya dari satu agen saja, cobalah berbelanja dibeberapa agen. Jika kebetulan harga pokok dari agen Anda lebih mahal, maka keuntungan Anda harus dikurangin (diperkecil) agar harga jual tetap dapat bersaing.
Pemakai produk.
Pastikan bahwa suatu produk itu apakah tergolong produk yang sudah dikenal/dipakai secara umum atau belum. Untuk barang yang sudah dikenal secara umum harga jualnya harus mengikuti harga pasaran, walaupun akhirnya keuntungan yang akan didapat tidak seberapa karena begitu ketatnya persaingan. Sebaliknya jika produk tersebut tidak dikenal sehingga harga masih gelap, Anda bisa saja memasang harga dengan keuntungan yang lebih tinggi, tentu disesuaikan dengan kwalitas barang, penampilan barang serta minat konsumen akan barang tersebut.
Pastikan bahwa suatu produk itu apakah tergolong produk yang sudah dikenal/dipakai secara umum atau belum. Untuk barang yang sudah dikenal secara umum harga jualnya harus mengikuti harga pasaran, walaupun akhirnya keuntungan yang akan didapat tidak seberapa karena begitu ketatnya persaingan. Sebaliknya jika produk tersebut tidak dikenal sehingga harga masih gelap, Anda bisa saja memasang harga dengan keuntungan yang lebih tinggi, tentu disesuaikan dengan kwalitas barang, penampilan barang serta minat konsumen akan barang tersebut.
Harga pesaing.
Pastikan bahwa harga jual produk Anda harus hampir sama dengan harga pesaing. Anda boleh saja menetapkan harga sedikit lebih tinggi, jika lokasi usaha Anda lebih strategis, tempat lebih mewah atau nyaman, pelayanan lebih cepat dan menyenangkan atau pelanggan tetap Anda sudah lebih banyak.
Pastikan bahwa harga jual produk Anda harus hampir sama dengan harga pesaing. Anda boleh saja menetapkan harga sedikit lebih tinggi, jika lokasi usaha Anda lebih strategis, tempat lebih mewah atau nyaman, pelayanan lebih cepat dan menyenangkan atau pelanggan tetap Anda sudah lebih banyak.
Harga lebih rendah.
Terlepas apakah Anda memiliki atau tidak memiliki keunggulan-keunggulan seperti tercantum di atas, maka sebaiknya harga jual Anda sedikit lebih rendah dari pesaing. Kecuali untuk barang-barang yang tidak dijual oleh pesaing disekitar area pemasaran Anda.
Terlepas apakah Anda memiliki atau tidak memiliki keunggulan-keunggulan seperti tercantum di atas, maka sebaiknya harga jual Anda sedikit lebih rendah dari pesaing. Kecuali untuk barang-barang yang tidak dijual oleh pesaing disekitar area pemasaran Anda.
Memantau harga.
Untuk bisa Anda menentukan apakah harga jual produk Anda harus lebih rendah atau apakah keuntunganya bisa lebih besar lagi, dari pengalaman saya sebagai kuncinya adalah Anda harus selalu rajin memantau harga-harga, barang-barang dan pelayanan daripada pesaing-pesaing Anda.
Untuk bisa Anda menentukan apakah harga jual produk Anda harus lebih rendah atau apakah keuntunganya bisa lebih besar lagi, dari pengalaman saya sebagai kuncinya adalah Anda harus selalu rajin memantau harga-harga, barang-barang dan pelayanan daripada pesaing-pesaing Anda.
Pentingnya Pelayanan.
Sehingga diharapkan dengan acuan-acuan tersebut diatas Anda menjadi lebih mudah dalam menentukan harga jual dari produk-produk Anda. Namun bagaimanapun Anda pandai menentukan harga yang bersaing, Anda jangan lupa untuk terus meningkatkan pelayanan demi kepuasan pelanggan. Tentunya dengan demikian sebagai pewirausaha sejati, kondisi Anda menjadi seorang yang selalu dalam keadaan siap untuk bersaing. Harga murah belum tentu jaminan usaha lancar jika pelayanan Anda buruk, dan bagi saya itu jelas lampu merah buat usaha Anda.
Sehingga diharapkan dengan acuan-acuan tersebut diatas Anda menjadi lebih mudah dalam menentukan harga jual dari produk-produk Anda. Namun bagaimanapun Anda pandai menentukan harga yang bersaing, Anda jangan lupa untuk terus meningkatkan pelayanan demi kepuasan pelanggan. Tentunya dengan demikian sebagai pewirausaha sejati, kondisi Anda menjadi seorang yang selalu dalam keadaan siap untuk bersaing. Harga murah belum tentu jaminan usaha lancar jika pelayanan Anda buruk, dan bagi saya itu jelas lampu merah buat usaha Anda.

0 Response to "6 CARA MENENTUKAN HARGA JUAL TANPA BINGUNG"
Posting Komentar